Senin, 05 Januari 2009

Gue Gitu Juga Kok...


Kemaren pas di kantor lagi nggak banyak kerjaan, eh gak banyak yang masuk karena pada cuti natalan gue iseng-iseng blogwalking. Nemuin blognya salah seorang PNS (yang katanya seksi). Terus langsung ngakak-ngakak karena baca postingan-postingannya yang cruncy. Segar. Yang komentarin juga gak kalah seru. Bener-bener ngasal deh mereka. Sableng.

Yang mau gue bahas bukan blognya si PNS seksi itu (should I change my blogs name into PNS apa gitu….?) Berasa senasib seperjuangan sama si PNS seksi itu sekarangmah. Untung gue masih ditempatin di Jakarta atau Serpong dan bukannya di Papua kayak dia. Bisa mati gaya gue. Hehehe.

Di salah satu postingan dia nulis begini :
“Damn…24 years old…dan blog gue isinya kaya diary ABG gini…duuh otak gue berhenti tumbuh setelah mimpi basah pertama gue kayaknya…… Boys will be boys…but no boys write a blog like this in age like mine…24 years old boys should be busy playing their toys : blackberry, girls, nice ride…bukan bikin diary bodoh kayak gini. Sigh….shame on me!”

Gue langsung ketawa sendiri (untung di ruangan gue nggak ada orang lain. Bisa disangka gila gue). Bukannya ngetawain dia yang katanya udah 24 tahun tapi masih rajin nulis postingan di blog yang isinya kayak diary, tapi gue lebih tepatnya ngetawain diri gue sendiri. Gue melakukan hal yang sama soalnya. Nulis blog kayak nulis diary, padahal umur gue 3 tahun di atas dia lho!!

Iya sih, mungkin seumuran gue harusnya lebih banyak nulis yang berbobot kali yah. Kaya isue sosial, politik, gadget, kemasyarakatan, penelitian ilmiah. Tapi kok blog gue isinya lebih banyak narsis-narsisan, sumpah serapah sama cerita cinta nggak karu-karuan. Bener-bener malu deh gue. Malu sama temen-temen seusia gue yang lebih bisa bermanfaat buat orang banyak. Ugh…siyal tuh PNS seksi, bikin gue tengsin. Nggak dink, justru gue harusnya berterima kasih sama dia karena membuka wawasan dan cakrawala gue.

Tapi dari awal kan gue bikin blog cuman pengen nulis yang sederhana-sederhana aja, yang terjadi sama gue sehari-hari. Nggak yang berat-berat (pembenaran ala gue). Kalau nulis yang berkualitas nantinya malah kayak jurnal ilmiah lagi, dan pasti banyak yang meragukan keabsahan datanya. Soalnya gue yang nulis. Peneliti sinting.

Well, gue nggak ada rencana merubah isi blog gue kok. Biarkan aja biar jadi testimoni perjalanan hidup gue. Kalaupun suatu saat gue kepikiran untuk menulis yang lebih serius, pasti di blog yang lain. Nggak disini, ntar orang malah bingung dan berpikir kalau yang nulis banyak orang atau lebih parah malah yang nulis orang yang berkepribadian ganda. Hehehehe.

Buat yang kebeneran blogwalking dan nemu blog gue, jangan langsung meraba-raba dan menjudge gue orangnya sama persis dengan yang di blog ya! Ini cuman sisi lain dari gue. Sisi anak kecil gue yang gemar nulis seperti halnya anak kecil yang gemar ngemut permen loli. Gue bisa jauh lebih serius dari ini. Sumpah. (Hehehehe, sekalian promosi. Siapa tau ada yang tertarik dan ngajak pacaran. You wish!!!!).

Tidak ada komentar: