Kamis, 01 Oktober 2009

Lupakan

Berkah mana lagi yang harus aku sangsikan? belakangan ini Tuhan sepertinya telah menunjukkan kuasa-Nya dengan memberiku banyak pilihan. Jawaban dari semua doa-doaku nampaknya, buah dari semua tasbih yang aku ucapkan perantaraan harap dan pinta.Untuk itu tak henti kuhela rasa syukur. Terima kasih Tuhan.

Tapi, kenapa hati ini masih bebal? ketika pilihan itu hadir, aku malah mangkir. Jalan di depan tak hanya lurus, tapi ada juga belok ke kiri dan ke kanan. Aku tinggal memilih. Tapi kenapa aku selalu berusaha memilih mundur. Meyakini sesuatu yang tidak jelas jalan ceritanya. Hal yang selalu membelengguku dalam cerita penuh semu. Entahlah.

Aku bingung dengan apa yang aku mau. Semua tawaran yang ada rasanya hanya ingin kuenyahkan, ku buang jauh-jauh. Memang aku sedikit banyak menikmati semua itu, merasa tersanjung. Tetapi ketika aku mencoba mengamini, semuanya buntu, kandas membentur tembok yang aku bangun sendiri. Tembok yang sebenarnya aku juga tidak tahu untuk apa. Mungkinkah untuk membentengi hati dari cinta selain dia? Hal paling absurd yang pernah dilakukan.

Dooh, bodoh sekali kamu Apis. Lupakan..Lupakan...Lupakan...Lupakan...Lupakan....tak bisakah kamu memberi sedikit saja kesempatan untuk seuntai cinta lain yang minta direalisasikan dalam nyata? Bersikap adillah. Setidaknya pada dirimu sendiri.

*Ditulis dalam keadaan paling sadar dalam kehidupan seorang apisindica*

10 komentar:

Ligx mengatakan...

Ya ampun apis......... kamu ga kan sanggup lupain dia wong dia udah nempel di otakmu, coba amnesia sehari aja deh, wkwkwkwkwk
setidaknya refresh hatimu, mungkin hatimu sedikit jenuh dengan semua "tentang dia".
Coba deh dengerin musik favoritmu, mengenang kenangan indah antara kamu dan dia, jangan pernah mengenang sakit!!
satu hal hakikat tentang cinta:
"jika kamu mencintai seseorang, jangan pernah berharap orang yang kamu cintai memberikan hal serupa padamu, jika kau mengharapkan balasan, apa bedanya dengan ^barter^ atau sama saja kau menjual cintamu dengan cintanya"
^take n give^ tidak selalu berlaku dalam padang asmara lho.....
Keep smile for the world ^_^

Jo mengatakan...

Stuju ama Ligx...

Lama2x kok jadi malah kayak terobsesi sih buuu... Udahlah.. Yang bertepuk sebelah tangan itu ga bagus. Kita berjuang sih berjuang, tapi itu ada akhirnya juga. Kalau ga, namanya maksa :) Hehehe....

chubby-gal mengatakan...

setuju ma LigX!
hayoo semangat!!! buka options2 lagiiii

BrenciA KerenS mengatakan...

ngekor komen nomer satu jugag.. betul ituuu

Lolly mengatakan...

sama, lolly juga sedang belajar melupakan sekarang :)
semoga kita sukses yah ..

Apisindica mengatakan...

@LigX: so wise deh komentarnya LigX. Thanks Yap! iya, mungkin hati gue udah jenuh dengan semua tentang dia. Saatnya beranjak. Secepatnya.

ada yang ganjel di komennya Ligx. Kalo gw mencintai seseorang, masa sih gw gak boleh mengharap seseorang itu melakukan hal yang sama?

@Jo: iyah yah, kok gw kayak yang terobsesi sama dia. Nggak banget deh. Sudah saatnya gw menghentikan perjuangan ini. Banyak hal yang lebih berguna untuk dilakukan!

@chubby-Gal: iyah neh, lagi buka option-option lain!

@Brencia kerens: gw juga setujuuuu ama LigX. Hidup LigX.

@Lolly: ayo kita berusaha bersama!

Pohonku Sepi Sendiri mengatakan...

'Memberi tanpa berharap menerima' memang sulit banget bro. Karena sungguh manusiawi sekali ketika kita mencintai seseorang, kita pun mengharapkan orang itu mencintai kita. Apalagi jika kita harus 'mencintai dalam diam'. Walaupun pada akhirnya bisa, tak jarang berakhir pada sebuah obsesi, tanpa kita sadari.
Aniwei, apapun pilihan yang diambil, tetap semangat bro..

Apisindica mengatakan...

@pohon: makasih buat masukannya ya! Betul, gw setuju kalau mencintai dalam diam ujungnya adalah obsesi.

Gw sudah beranjak kok, melepaskan semua rasa itu karena gw pikir kok gak sehat buat jiwa gw.

Thanx buat dukungan selama ini!

LigX mengatakan...

bukannya ga boleh berharap Apis, tapi kalo berharap bikin nyiksa bathin sendiri ntar siapa yang mau bantu kamu buat nyembuhinnya,,
temen2 km dngerin curhat, jadi pndengar setia ato lakukan apapun buat bikin kamu bahagia, tapi apa itu ngaruh??hati lu tetep sakit kan??
gw rasa hati lu ya cuma elu yang sanggup buat obatin,
setuju sama Jo, jgn mpe kya terobsesi gt..

semangat yaaaaa....

btw,,lu bilang hidup LigX?? emang gw udah mampus?? gw masih idup apis,, khehehehehehehe

Apisindica mengatakan...

@LigX: oo itu toh maksudnya. gw ngerti!!! makasih lho atas masukannya. Membuat gw ingin beranjak. Yah emang udah beranjak kok ini. meninggalkannya di belakang.

Yah lo emang belom mati kan? hehehehe. Hidup LigX!!!!!