Minggu, 27 Desember 2009

28 on 27

27 on 27. Qiu Qiu. Saya pernah berharap bahwa pada angka itu saya akan mengalami titik balik. Titik dimana saya mengakhiri petualangan di dunia semu, menamatkan perjalanan saya pada titian warna kelabu. Ternyata saya masih sebegitu betahnya dalam kesemuan itu, masih sebegitu nyamannya diayun ambingkan belenggu kelabu. Sampai hari ini, 28 on 27.

Saat ribuan detik bergerak menuju pergantian waktu. Saat ribuan panah terlontar tanpa sarana. Saya duduk dalam kesederhanaan. Menikmati kesenyapan malam untuk sekedar menapaki hening. Berusaha mentafakuri segala yang pernah menimpa selama bertahun-tahun kebelakang. Hari ini saya diberi kenikmatan lebih oleh Tuhan. Menjejak usia 28.

Saya tidak muda lagi, saya tahu. Saya sudah harus bersikap dewasa, dari beberapa tahun yang lalu seharusnya. Saya harus lebih memikirkan jalan kedepannya akan seperti apa. Kadang jalan sudah terbentang menantang, maka saya tahu yang saya harus lakukan hanyalah berusaha menjalaninya dengan baik. Tanpa pemberontakan yang justru akan membuat jalannya jadi bergelombang.

Malam ini, tak lagi ada pesta. Tak ada lagi perayaan dengan menghentak lantai dansa. Tak ada lagi berhura-hura. Saya hanya duduk sendiri, menatap redup lilin yang saya letakan di atas kue tart pemberian seorang karib. Saya merenung tentang semuanya, saya berdoa akan banyak harap. Semuanya saya lakukan dalam perasaan indah. Penuh kepasrahan.

Saya Apis, malam ini melontarkan ribuan ucap syukur atas umur yang Tuhan telah beri. Menguntai ribuan doa demi keinginan yang ingin terkabulkan. Tak lupa dengan segala kerendahan hati mengucapkan terima kasih kepada semua keluarga, teman, sahabat, kolega atas berbagai pengalaman, doa, kesenangan dan kesedihan yang telah diberikan selama ini. Saya sadar tanpa kalian semua, Apis tidak akan sekuat ini. Ijinkan saya lebur dalam syukur karena dianugerahi kalian semua. Sesuatu yang tidak akan saya sesali sampai mati.

Hari ini saat saya berada di titik 28 on 27. Saya hanya bisa berharap dapat mengalami transformasi lanjut menjadi sosok yang jauh lebih baik dari sekarang. Berubah menjadi seseorang yang hidup dalam kebenaran menurut Tuhan, bukan lagi kebenaran menurut saya.

Tuhan, saya hanya ingin bahagia. Kalaupun bahagia menurut saya sangat sulit untuk dikabulkan, maka ijinkan saya meminta diberi kebesaran hati untuk berdamai dengan jalan yang telah Engkau gariskan. Ijinkan saya meminta perasaan sederhana yang terus bertambah subur dalam memaknai takdir yang telah Engkau tuliskan. Biarkan saya terus belajar mengerti bahagia yang telah Engkau tentukan.

22 komentar:

Pohonku Sepi Sendiri mengatakan...

waaa!! malam ini bertambah usia ya bro?
hehehe.. pohon turut berbahagia atas kesempatan yg tlh dianugerahkan Tuhan bagi apis utk menorehkan banyak hal di dunia ini, lagi..

semoga berkah Tuhan kan slalu ditemui nanti.. seberat dan sesulit apapun jalan di depan, segala petunjuk-Nya semoga kan menemani..

tetap semangat ya bro..
selamat mengulang 28 tahun nafas yg telah ditiupkan..

Apisindica mengatakan...

@pohon: terima kasih banyak pohon!! amien untuk semua doanya.

Berharap menjadi hamba Allah yang lebih taat lagi. Yang tidak pernah meninggalkan Dia, seperti Dia yang tidak pernah meninggalkan Apis meski apis sedang lalai.

sekali lagi, terima kasih banyak yah! ;)

Alil mengatakan...

Happy Birthday Apis...

doanya menyentuh banget..

Alil jadi ikut2an doa, walo lagi ngga ulangtahun... heheehe..

Zhou Yu mengatakan...

Bunda Apis, selamat ulang tahun yaaa!! Semoga semakin dewasa dan matang dalam menapaki dunia. Juga nggak pernah takut menjalani jatuh bangunnya kehidupan.

Manusia Bodoh mengatakan...

Hooo, selamat ulang tahun!

Syukuri apa yang ada...
Hidup adalah anugerah!
Tetap jalani hidup ini, melakukan yang terbaik! *belajar ngegitarnya susaaah...*

A mengatakan...

Happy bday ya!!!!
aku baru add PIN bb-mu...
siap2 curhat hahahahhaa



a

Farrel Fortunatus mengatakan...

Met ultah apis. semoga apa yang kamu impikan menjadi kenyataan. bener yang orang" bilang: kl tambah usia jd tambah bijak. gw ngerasa isi tulisan di hari ultah kamu lebih bijak dan touchy... GBU.

Ginkoberry mengatakan...

WHOA! Ada yang ultah :D

Wah perayaannya nggak berhenti2 nih sampai Tahun Baru :D Happy BDay! And keep the fight!

Apisindica mengatakan...

@alil: maksih ya Lil. Selamat larut dalam doa juga! ;)

@zhou yu: amiiiin. Semoga bisa jauh lebih kuat dari sebelumnya!!

@manusia: Nuhun dok!! sok atuh sing lancr diajar gitarna!

@a: makasih A. udah aku approved juga yah!

@farrel: makasih. Amiiiiiin. kalau nggak bijak, suruh jadi anak TK lagi. ;)

@ginko: makasih banyak ya!!!

Grey_S mengatakan...

Happy B-day Apis... Wish your dream come true yah...

Apisindica mengatakan...

@grey: amiiiii. Makasih Grey!

Enno mengatakan...

wew, met ultah ya brother Y... semoga semua mimpimu terwujud, semua cita2mu tercapai, termasuk membahagiakan mamimu tercinta...

percaya deh, apapun dan gimanapun kamu, mami pasti bangga sama kamu.

cayo! :D

Apisindica mengatakan...

@enno: makasih ya mbak enno. Amiiiin untuk semua doanya.

Insya allah semua yang aku lakuin ujung-ujungnya memang untuk membuat mami bahagia.

so sweet deh mba enno, peluk ah. hehehe!!

ninneta mengatakan...

waaaaaaaahhhhhhhhhh selamat ultah yaaaa......... semoga panjang umur dan sehat terus....

M. mengatakan...

happy belated birthday Apis
best luck for you

Apisindica mengatakan...

@ninneta: makasih yah mba. Thanks buat doanya.

@M: amiiin. makasih banyak lho!

Ligx mengatakan...

Tuhan masih memberimu waktu untuk bersyukur, berdoa dan menikmati apa yang kamu sukuri dan kamu doakan.
Selamat ulang tahun. Wish u all the best.. ^_^

Apisindica mengatakan...

@ligx: makasih yah sayang!!! amiin buat doanya!

Lucky mengatakan...

MET ULTAH YA BRO!!!! *kok gw pengen nangis*

Apisindica mengatakan...

@lucky: makasih banyak mabro...

heyyy kenapa??? gw lagi gak sedih kok. Gw lagi bahagia dengan hidup gw sekarang! ayo ah cheeer up!

setan mengatakan...

wah telat ya T.T
tapi daripada gag ngucapin sama sekali
happy birthday apis
semoga masih selalu bisa ketawa yo
cheers

Apisindica mengatakan...

@setan: thanks ya, SETAN!!! huahahahah...